Lead Intelligence Guide

Tutorial lengkap, dari cari lead sampai follow-up.

Halaman ini dibuat untuk pengguna internal yang belum familiar dengan Lead Intelligence. Ikuti alurnya dari atas ke bawah sekali, lalu gunakan bagian yang dibutuhkan sebagai referensi harian.

01Temukan accountDiscovery dari titik network dan radius yang relevan.
02Lengkapi dataIsi contact missing dan enrichment jika dibutuhkan.
03VerifikasiCek bahwa bisnis, kontak, dan kebutuhan benar-benar masuk akal.
04Assign & follow-upTentukan owner, status, dan tanggal follow-up berikutnya.
05Gerakkan pipelineUpdate dari Contacted sampai Qualified, Survey, Proposal, dan hasil akhirnya.
01

Kenali 4 workspace utama

Sebelum mulai, bedakan fungsi tiap tab. Ini mencegah pekerjaan discovery, sales, dan management tercampur.

Operasional harianSales Dashboard

Tempat sales memulai hari: Today's Work, daftar account, filter, owner, status, follow-up, notes, dan detail lead.

Research & dataIntelligence Admin

Tempat discovery area, map, scoring, enrichment, validasi data, calibration, dan bulk utilities.

Monitor & keputusanManagement

Ringkasan kesehatan pipeline, kualitas data, follow-up, opportunity/MRC, dan calibration.

Lead dari websiteWebsite Inbound

Permintaan dari form publik. Review dahulu, tandai spam bila perlu, lalu Convert jika layak masuk pipeline.

Aturan sederhana

Kalau pertanyaannya “siapa yang harus aku follow-up hari ini?” buka Sales Dashboard. Kalau “aku mau cari account baru atau memperbaiki data” buka Intelligence Admin.

Gambaran alur kerja Lead Intelligence
1DiscoverCari account di sekitar network point.
2EnrichLengkapi contact dan context.
3VerifyHuman check sebelum dipercaya.
4AssignOwner + next follow-up.
5QualifyValidasi kebutuhan & fit komersial.
6ConvertSurvey → Proposal → Won/Lost.
↑ Kembali ke atas
02

Cara mencari lead baru

Discovery dikerjakan dari Intelligence Admin. Fokusnya mencari account yang secara lokasi dan tipe bisnis berpotensi membutuhkan koneksi yang reliable.

  1. Buka Intelligence Admin.
  2. Pilih network point dan radius yang mau dianalisis. Mulai dari radius kecil untuk hasil yang lebih terkontrol.
  3. Klik Discover leads. Sistem memproses area per tile supaya pencarian radius besar tidak terlalu berat.
  4. Tunggu progress selesai. Lead baru akan mengalir ke map, KPI, dan Account Database.
  5. Setelah data masuk, jangan langsung menganggap semuanya valid. Discovery adalah kandidat awal, bukan verifikasi final.
Visual contoh: area discovery
Jangan mengejar jumlah lead saja.

Lebih baik 30 account yang masuk akal dan bisa diverifikasi daripada ratusan baris yang tidak bisa dihubungi atau tidak relevan.

↑ Kembali ke atas
03

Pahami Fit Score, Sales Score, dan Tier

Score dipakai untuk prioritas, bukan sebagai “kebenaran otomatis”. Human verification tetap menentukan apakah sebuah account layak dikejar.

Tier 1High fit

Prioritas tinggi. Secara sinyal awal, lokasi, business type, kebutuhan internet, dan skala terlihat menjanjikan.

Tier 2Potential fit

Masih menarik, tetapi membutuhkan data tambahan atau validasi manusia sebelum diprioritaskan lebih jauh.

Tier 3Watchlist

Bukan prioritas utama sekarang. Tetap disimpan sebagai referensi atau untuk kondisi jaringan/market yang berubah.

Apa yang dibaca oleh scoring?

Scoring saat ini mempertimbangkan kombinasi seperti jarak ke network, internet dependency, bandwidth demand hypothesis, skala site yang terlihat/terverifikasi, evidence quality, dan business-type fit.

Bedakan “fit” dan “sales readiness”.

Account bisa punya fit score tinggi tetapi belum siap dihubungi kalau kontaknya kosong, datanya meragukan, atau belum diverifikasi.

↑ Kembali ke atas
04

Lengkapi data: Contact Enrichment vs Gemini

Dua tombol enrichment punya fungsi berbeda. Gunakan sesuai kebutuhan agar data tidak “terlihat lengkap” padahal belum terverifikasi.

ToolDipakai untukHasil yang diharapkanCatatan
Auto-enrich missing dataMencari data kontak/presence yang masih kosong.Phone, email, website, Instagram, WhatsApp, address bila tersedia.Tetap cek sumber dan kewajarannya.
Gemini EnrichmentMenambah structured sales intelligence dari metadata publik.Hypothesis, sales context, opportunity clues, structured intelligence.Bukan human verification dan bukan bukti final.
  1. Filter account yang contact-nya masih Missing atau Partial.
  2. Gunakan Auto-enrich untuk scope yang relevan, misalnya Tier 1 + 2 missing.
  3. Gunakan Gemini untuk account yang memang ingin diteliti lebih dalam, bukan untuk semua data tanpa tujuan.
  4. Setelah enrichment selesai, buka account dan cek apakah hasilnya logis.
AI membantu riset, bukan menggantikan verifikasi.

Kalau AI memberi hipotesis bagus tetapi kontak atau identitas bisnis belum terkonfirmasi, status validasinya tetap jangan dinaikkan menjadi Verified.

↑ Kembali ke atas
05

Verifikasi account sebelum dipakai sales

Buka detail account dari Account Database. Tujuannya memastikan kita benar-benar sedang melihat bisnis yang tepat dan data yang cukup aman untuk dipakai follow-up.

✓
Nama & identitas bisnis masuk akalPastikan bukan duplikat, cabang yang salah, atau entitas yang tidak relevan.
✓
Lokasi sesuai area layananCek address/location dan kedekatan dengan network point yang sedang dianalisis.
✓
Kontak punya sumber yang wajarPhone/email/website sebaiknya konsisten dengan bisnis yang sama.
✓
Business fit tidak cuma asumsiGunakan evidence yang terlihat: tipe usaha, skala, operating context, atau sinyal kebutuhan internet.
✓
Validation status sesuai buktiUnverified → Partially Verified → Verified. Gunakan Not a Fit bila memang terbukti tidak relevan.
Kapan boleh “Verified”?

Ketika identitas account dan data inti yang dipakai untuk keputusan sales sudah dicek manusia. Verified bukan berarti account pasti membeli.

↑ Kembali ke atas
06

Kerja harian dari Sales Dashboard

Sales Dashboard seharusnya menjadi halaman pertama yang dibuka setiap hari. Mulai dari Today's Work, bukan dari scrolling semua account.

Urutan yang disarankan

  1. Lihat Today's Work: overdue follow-up, ready to contact, perlu diverifikasi, atau proposal yang perlu disentuh.
  2. Buka account yang mau dikerjakan.
  3. Pastikan Owner sudah benar.
  4. Update Status sesuai kenyataan terbaru.
  5. Isi Next Follow-up. Jangan biarkan lead aktif tanpa langkah berikutnya.
  6. Tulis note yang singkat tetapi spesifik setelah ada interaksi.
NewBaru masuk pipeline, belum mulai diteliti.
ResearchSedang dilengkapi atau divalidasi.
ContactedSudah ada outreach/percobaan kontak.
QualifiedKebutuhan dan fit komersial sudah lebih jelas.
SurveyMasuk tahap pengecekan teknis/lapangan.
ProposalSudah ada penawaran/proposal aktif.
WonOpportunity berhasil dikonversi.
LostOpportunity ditutup tanpa conversion.
Gunakan filter dan Saved Views.

Daripada mencari manual tiap hari, simpan view seperti “My Leads”, “Overdue”, “Tier 1 belum kontak”, atau “Proposal aktif” sesuai kebutuhan kerja.

↑ Kembali ke atas
07

Menangani Website Inbound

Inbound berbeda dengan discovery karena orang sudah melakukan tindakan dari website. Karena itu review lebih cepat, tetapi tetap harus dicek sebelum masuk pipeline.

  1. Buka Website Inbound dan fokus ke status New.
  2. Buka Details. Cek perusahaan/PIC, lokasi, kebutuhan, current ISP, urgency, budget range, dan contact.
  3. Kalau data cukup masuk akal, tentukan owner dan tambahkan internal note bila perlu.
  4. Pilih Mark reviewed bila sudah dicek tetapi belum ingin masuk pipeline.
  5. Pilih Convert to pipeline bila layak dikerjakan sales.
  6. Pilih Spam hanya untuk intake yang memang tidak relevan/abusive.
Setelah Convert

Inbound menjadi account yang bisa dikerjakan di Sales Dashboard. Lanjutkan dengan owner, status, dan next follow-up seperti lead lainnya.

↑ Kembali ke atas
08

Membaca Management Dashboard

Management bukan tempat mengedit semua account satu per satu. Gunakan untuk melihat apakah pipeline, kualitas data, dan aktivitas sales bergerak sehat.

Pipeline healthProgression & follow-up

Lihat perpindahan status, overdue follow-up, stale lead, dan apakah account berhenti terlalu lama di satu tahap.

Data qualityContact & verification

Lihat contact completeness dan human verification agar keputusan tidak dibangun dari data yang terlalu tipis.

Commercial viewMRC & weighted MRC

Gunakan sebagai gambaran opportunity komersial. Jangan dibaca sebagai revenue pasti sebelum opportunity benar-benar matang.

Learning loopCalibration

Bandingkan score/AI priority dengan feedback nyata supaya model prioritas makin relevan untuk sales.

Dashboard bukan target vanity.

Jumlah lead tinggi tidak otomatis berarti pipeline bagus. Yang penting account makin lengkap, makin terverifikasi, punya next action, dan bergerak ke commercial conversation.

↑ Kembali ke atas
09

Rutinitas harian yang paling aman

Gunakan urutan yang konsisten supaya database tetap rapi dan tidak ada follow-up yang hilang.

WaktuApa yang dilakukanOutput
Awal hariBuka Today's Work, cek overdue & due today.Daftar prioritas kerja hari ini.
Sebelum outreachCek detail account, contact, verification, dan note terakhir.Outreach lebih relevan, tidak mengulang konteks.
Setelah interaksiUpdate status, activity/note, dan next follow-up.Timeline account selalu terbaru.
Saat low queueMasuk Intelligence Admin untuk discovery/enrichment account baru.Pipeline tetap terisi tanpa mengorbankan follow-up existing.
Akhir hariCek apakah masih ada lead aktif tanpa next follow-up.Tidak ada account “menghilang” dari radar.
↑ Kembali ke atas
10

Aturan data hygiene

Database yang bersih lebih berharga daripada database yang besar tetapi membingungkan.

1
Satu bisnis, satu account utama.Review possible duplicate sebelum membuat record baru atau menganggap dua entry berbeda.
2
Jangan mengarang data kosong.Kalau phone/email tidak ditemukan, biarkan missing sampai ada sumber yang lebih baik.
3
Note harus faktual dan berguna.Contoh bagus: “30 Sep — PIC minta follow-up Jumat setelah cek kontrak ISP.” Bukan “prospek bagus kayaknya”.
4
Status mengikuti kejadian nyata.Jangan naik ke Qualified hanya karena score tinggi atau AI bilang menarik.
5
Lead aktif harus punya next action.Kalau belum waktunya dihubungi, isi follow-up date agar muncul lagi di queue.
↑ Kembali ke atas
11

Troubleshooting cepat

Kalau sesuatu terlihat aneh, cek ini dulu sebelum mengubah data berulang kali.

Lead sudah ditemukan tetapi tidak muncul di account database?

Coba cek apakah shared database sudah termuat dan tekan Sync database bila tersedia. Hindari mengulang discovery berkali-kali karena bisa menghasilkan kandidat duplikat sebelum masalah sinkronisasi dipahami.

Tombol enrichment atau sync disabled?

Biasanya halaman masih menunggu koneksi shared database/auth atau service terkait belum siap. Tunggu status selesai checking, lalu refresh satu kali bila perlu.

Muncul “database credential missing” atau error server?

Itu masalah environment/backend, bukan kesalahan data lead. Jangan mengedit record berulang kali untuk “memancing” save. Catat halaman dan aksi yang gagal lalu laporkan ke admin/developer.

Data hasil AI terasa aneh atau terlalu yakin?

Turunkan ke kebutuhan sebenarnya: cek sumber publik dan lakukan human verification. AI enrichment adalah bahan riset, bukan evidence final.

Discovery terasa lambat di radius besar?

Radius besar diproses per tile. Pantau discovery progress. Untuk pilot atau validasi workflow, radius lebih kecil biasanya lebih cepat dan lebih mudah direview.

Terlempar ke login?

Pastikan memakai akun internal yang diizinkan. Session memang dipertahankan, tetapi jika auth benar-benar expired/invalid sistem akan meminta login ulang.

↑ Kembali ke atas
12

Kamus istilah singkat

Referensi cepat untuk istilah yang paling sering muncul di workspace.

AccountPerusahaan/lokasi bisnis yang menjadi unit utama di pipeline.
LeadKandidat opportunity yang ditemukan dari discovery atau masuk dari inbound.
Network PointTitik jaringan yang menjadi referensi proximity saat discovery.
Fit ScoreSkor kecocokan awal berdasarkan sinyal teknis/bisnis yang tersedia.
Sales ScorePrioritas yang lebih dekat ke kesiapan dikerjakan sales.
TierBand prioritas: Tier 1 high fit, Tier 2 potential fit, Tier 3 watchlist.
EnrichmentProses menambah data/context dari sumber yang tersedia.
Human VerificationPengecekan oleh manusia bahwa identitas dan data inti cukup dapat dipercaya.
OwnerOrang yang bertanggung jawab terhadap account tersebut.
Next Follow-upTanggal tindakan sales berikutnya agar account kembali muncul di queue.
MRCMonthly Recurring Charge; dipakai untuk membaca potensi nilai recurring secara komersial.
Weighted MRCMRC yang dibobot berdasarkan tingkat kematangan/probabilitas internal pipeline.
Kalau cuma ingat satu hal

Lead Intelligence membantu menentukan apa yang harus diperiksa dan dikerjakan berikutnya. Keputusan final tetap harus datang dari data yang terverifikasi dan interaksi sales nyata.

↑ Kembali ke atas